harga batu bara akhirnya turun usai naik 3 hari beruntun

preview-news-detail

Harga Batu Bara Akhirnya Turun Usai Naik 3 Hari Beruntun

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara turun pada perdagangan kemarin. Koreksi yang terjadi usai harga si batu hitam naik 3 hari beruntun.

Pada Senin (22/7/2024), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan ini ditutup di US$ 135/ton. Turun tipis 0,07% dibandingkan akhir pekan lalu.

Harga batu bara akhirnya turun setelah sempat naik 3 hari beruntun. Selama 3 hari tersebut, harga terangkat 0,52%.

Dalam seminggu terakhir, harga batu bara naik 0,04% secara point-to-point. Selama sebulan terakhir, harga bertambah 2,35%.

Kenaikan harga gas alam ikut mengerek harga batu bara. Kemarin, harga gas TTF Belanda naik 0,51% dan di Inggris bertambah 0,66%. Dalam seminggu terakhir, harga gas TTF dan di Inggris naik masing-masing 0,63% dan 1,52%.

Saat harga gas lebih mahal, maka keuntungan menggunakan batu bara akan meningkat.

Analisis Teknikal

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara masih bertahan di zona bullish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 50,44. RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Sedangkan indikator Stochastic RSI ada di 71,68. Menempati area beli (long) dan bahkan cukup kuat.

Akan tetapi, risiko koreksi harga batu bara masih tinggi. Cermati pivot point di US$ 134/ton. Jika tertembus, maka target koreksi terbatas di US$ 133-131/ton akan terkonfirmasi.

Adapun target resisten terdekat adalah US$ 137/ton. Penembusan di titik ini bisa membawa harga batu bara naik menuju US$ 141/ton.